Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Titik Terakhir, Awal Kenangan

Hari ini, sebuah bab baru dalam hidupku telah dimulai. Setelah -+ lima tahun berjalan beriringan, pada akhirnya kita memutuskan untuk mengakhiri kisah. Keputusan ini memang terasa berat bagiku, tapi kita sudah sepakat bahwa ini adalah jalan terbaik untuk saat ini. Selama -+ lima tahun lamanya, kita telah berbagi begitu banyak suka dan duka, iyaaa berbagi cerita, dia yang mendengarkan, aku yang berkeluh kesah, wkwk sabar banget dia kalo dengerin aku ngoceh.☺ Setiap detik yang kulalui bersamanya adalah sebuah anugerah. Senyumnya yang hangat, tawanya yang renyah, dan tatapannya yang menenangkan akan selalu terukir jelas di hati. Yaaah meskipun semuanya sudah selesai, tapi aku tidak ingin melupakannya. Dia harus ada di tumpukan kenangan indah di memoriku. cinta yang pernah kita miliki akan tetap abadi.  Semua perpisahan memang menyakitkan, tapi aku, lebih memilih untuk mensyukuri setiap momen yang telah kita lalui bersama. Terima kasih,atas semua cinta dan kisah bahagia yang sudah kita...

Maulid Nabi 1446 Hijriyah

  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk mengenang dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW, seorang teladan utama dalam seluruh aspek kehidupan. Rasulullah SAW adalah sosok yang tidak hanya membawa risalah tauhid kepada umat manusia, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti kasih sayang, keadilan, ketulusan, serta kebijaksanaan yang menjadi landasan dalam membangun peradaban Islam yang penuh dengan rahmat dan kebaikan. Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu diadakan dengan harapan mampu menginspirasi umat agar dapat menerapkan akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H, Yayasan Mutiara Insan Mulia bekerja sama dengan Musholla Al-Furqon, Pengok, Yogyakarta, mengadakan acara yang berpusat pada pembacaan Maulid Addiba'iy dan tausiyah agama. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SA...

"Membangun Jiwa di Tengah Kesederhaaan"

     Hidup di Pondok Pesantren merupakan perjalanan untuk refleksi spiritual secara mendalam. Setiap hari dimulai dengan gedoran tongkat pengurus di setiap pintu-pintu kamar dengan diiringi suara abah yai yang terdengar nyaring dari speaker pondok "tangi tangi tangi, tahajud" kata beliau memanggil santri-santri dan semua penghuni pondok pesantren untuk bersujud bersama di sepertiga malam terakhir. dalam kesunyian pagi, sering kali saya merenung, bagaimana lingkungan sesederhana ini mampu membawa ketenangan hati yang sulit saya temukan di tempat lain. Rutinitas ibadah yang di jalankan bersama, mulai dari sholat berjamaah hingga dzikir bersama, bukan sekedar ritual, melainkan tali yang mempererat hubungan kami dengan Sang Pencipta.      Salah satu momen yang paling membekas dalam ingatan saya adalah ketika kami ngaji kitab ihya' ulumuddin setiap hari kamis ba'da subuh dengan di ampu abah yai secara langsung, entah kenapa setiap kali ngaji dengan abah yai itu ...

Di Tanah Rantau

Sebagai anak perempuan terakhir di keluargaku, aku selalu punya impian besar diantaranya, sukses di tanah rantau. Kini, alhamdulillah, aku sudah berada di tanah yang dulu hanya ada dalam angan-angan. Namun, perjuangan nyatanya baru saja dimulai. Setiap hari adalah perjalanan panjang, penuh dengan peluh dan langkah yang kadang terasa berat. Nggak jarang aku ngerasa capek, fisik dan mental. Rasanya ingin berhenti, tapi entah kenapa, selalu ada kekuatan yang mendorongku untuk terus melangkah. Mungkin karena di setiap sudut hati ini, aku yakin ada yang lebih besar dari lelah—keyakinan bahwa Allah melihat setiap tetes usaha yang aku lakukan. Dalam diam, dalam doa, aku tahu Allah tahu segalanya, termasuk perjuanganku yang kadang penuh keluhan tapi tak pernah benar-benar berhenti. Setiap keluhan menjadi saksi bahwa aku manusia biasa. Tapi di balik itu, ada tekad yang tak pernah padam, dan aku percaya, selama aku terus berusaha, akan ada cahaya di ujung jalan yang menuntunku menuju kesuksesan ...