Di Tanah Rantau
Sebagai anak perempuan terakhir di keluargaku, aku selalu punya impian besar diantaranya, sukses di tanah rantau. Kini, alhamdulillah, aku sudah berada di tanah yang dulu hanya ada dalam angan-angan. Namun, perjuangan nyatanya baru saja dimulai. Setiap hari adalah perjalanan panjang, penuh dengan peluh dan langkah yang kadang terasa berat.
Nggak jarang aku ngerasa capek, fisik dan mental. Rasanya ingin berhenti, tapi entah kenapa, selalu ada kekuatan yang mendorongku untuk terus melangkah. Mungkin karena di setiap sudut hati ini, aku yakin ada yang lebih besar dari lelah—keyakinan bahwa Allah melihat setiap tetes usaha yang aku lakukan. Dalam diam, dalam doa, aku tahu Allah tahu segalanya, termasuk perjuanganku yang kadang penuh keluhan tapi tak pernah benar-benar berhenti.
Setiap keluhan menjadi saksi bahwa aku manusia biasa. Tapi di balik itu, ada tekad yang tak pernah padam, dan aku percaya, selama aku terus berusaha, akan ada cahaya di ujung jalan yang menuntunku menuju kesuksesan yang selalu aku impikan.
Wallahu a'lam bis showab
Putri Dhea Ulkhaq
Yogyakarta,23.36 12 September 2024
Komentar
Posting Komentar